Oleh: Nana Sudiana | 22 Agustus 2008

Pemilu 2009 dan Ancaman Golput

Fenomena pemilu 2009 sedikit banyak memberikan rasa khawatir pada banyak pihak. Ini misalnya, terlihat pada serangkaian pilkada yang berlangsung sepanjang tahun 2008 cukup memberikan gambaran yang kurang positif bagi iklim partisipasi publik dalam menentukan pilihan mereka. Bahkan untuk kasus pilgub di Jawa Tengah, fenomena ini benar-benar terbukti, pilgub dimenangkan golput.

 

Ada beberapa alasan yang setidaknya menjadi dasar kenapa masyarakat sepertinya apatis untuk memberikan hak pilih mereka. Dari beberapa pendapat dan opini yang berkembang, setidaknya alasan tersebut ada 3, yaitu :

 

1.    Banyaknya peserta pemilu

Banyaknya peserta pemilu yang terlibat membuat rakyat cukup bingung, apalagi kemudian dari jumlah 34 yang ada, KPU memasukan 4 partai lagi dalam daftar kontestan parpol.

2.    Kampanye politik hanya bualan semata

Perjalanan dari pemilu ke pemilu ternyata membuat sebagian rakyat semakin tidak percaya bahwa pemilu mampu menyelesaikan persoalan mereka. Bahkan dalam prediksi Ketua Umum Forum Studi Aksi Demokrasi (Fosad) Faisal Riza Rahmat, ia mengatakan : “angka golput pada pemilu nanti jauh lebih besar dibanding Pemilu 2004. Bahkan pada Pemilu 2009 bisa mencapai 60 persen,’’ katanya sebagaimana dikutip suara merdeka (22/8/08).
Faisal menyebut tingginya angka golput tersebut bukan hanya lantaran parpol tak mampu memberikan pendidikan politik kepada rakyat, tapi terutama akibat masyarakat bosan dengan janji-janji elite politik selama ini yang banyak tak dipenuhui.

3.    Munculnya apatisme dan pragmatisme rakyat  

Ini terkait dengan persoalan yang kedua tadi, bahwa persoalan krusial di masyarakat ternyata belum dirasakan berkurang, bahkan dalam beberapa aspek cenderung stagnan, bahkan semakin kurang baik.

 

Semoga saja, ini hanya prediksi yang kurang terbukti. Sehingga pemilu 2009 mampu menggerakan partisipasi masyarakat untuk datang dan aktif memilih sesuai pilihan mereka di TPS-TPS yang telah disediakan.

Semoga.


Responses

  1. nda urus ko kira sa pikir


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: