Oleh: Nana Sudiana | 30 Juni 2008

PDIP dalam Pilkada Jatim ; Tak Seperti di Jateng

Lain ladang, lain belalang. Barangkali pepatah kuno ini juga berlaku dalam konteks Pilkada di rangkaian terakhir pilkada di Jawa, tepatnya kali ini di Jawa Timur. Kemenangan jago dari PDIP Bibit Waluyo dan Rustriningsih dalam pemilihan gubernur (pilgub) Jawa Tengah tidak membuat kandidat calon gubernur Jawa Timur dari partai lainnya menjadi gamang.

 

Kemenangan PDIP di Jateng, tidak bisa disamakan dengan yang akan terjadi di Jawa Timur. Massa PDIP di Jateng memang sejak awal benar-benar solid untuk mendukung Bibit Waluyo dan Rustriningsih. Sedangkan di Jatim, kondisinya lain,Hal ini terjadi karena perilaku pemilih tidak bisa disamakan di tiap daerah. Sementara, masyarakat Jawa Timur sendiri adalah masyarakat yang sangat kritis.


Di Jatim setidaknya ada 3 besar kelompok pemilih, yakni kelompok pemilih hegemonis, yaitu pemilih yang sangat patuh kepada tokoh masyarakat yang disegani, kedua kelompok pemilih yang marah kepada partainya dan ketiga adalah kelompok bebas.


Faktor lainnya adalah pasangan calon gubernur Jawa Timur Sutjipto dan Ridwan Hisjam dari PDIP belum tentu dianggap sebagai pasangan yang paling diuntungkan dengan banyaknya kader NU yang maju dalam pemilihan gubernur Jawa Timur.


Pasalnya majunya Sutjipto sebagai calon gubernur Jawa Timur dianggap kontroversial karena sebelumnya dalam rakerdasus yang diselenggarakan oleh PDIP untuk menjaring calon gubernur Jawa Timur, Sutjipto kalah suara dengan Soekarwo.


Namun keputusan di tingkat pusat PDIP memutuskan lain. DPP PDIP memutuskan Sutjipto yang akan didorong untuk maju dalam pilgub Jatim. Ini tentunya membuat ada kader PDIP yang kecewa.


Di Jateng menurut awalnya yang memimpin dalam poling-poling adalah pasangan Bambang Golkar. Namun di akhir-akhir, karena kerja dari kader-kader PDIP Bibit berhasil mengungguli Bambang.


Sedangkan di Jatim, karena sejak awal massa PDIP sudah tidak solid, maka agak susah untuk melakukan hal tersebut. Kedatangan Megawati Ketua Umum PDIP di Kediri beberapa waktu lalu, pun dinilai tidak banyak membantu.


(sebagian bahan diambil dari okezone, Kamis, 26 Juni 2008)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: