Oleh: Nana Sudiana | 4 Januari 2008

Banjir Semarang, Tak Kalah Garang

Di tengah padatnya aktivitas Tim Rescue PKPU Jawa Tengah sejak terjadinya bencana banjir dan longsor (rabu, 26/12/07), yang tersebar di 9 kabupaten kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur, seperti : Wonogiri, Sukoharjo, Solo, Sragen, Karanganyar, Grobogan, Kudus, Blora serta Ngawi. Ternyata Kota Semarang yang ditinggalkan tim rescue-pun seakan tidak tinggal diam. Hujan yang turun secara terus menerus selama tiga hari lebih, yang dimulai sekitar senin sore (31/12/07) berdampak pada kenaikan tingkat elevasi air sungai yang ada di Semarang. Sejumlah kawasan di enam kecamatan di Kota Semarang-pun dilanda banjir.

 

Wilayah yang tergenang banjir tersebut adalah Kecamatan Tugu, Semarang Utara, Semarang Tengah, Semarang Barat, Genuk, Pedurungan. Kondisi terparah terjadi di Semarang Utara, Tugu, dan Genuk. Di tiga kecamatan itu, tinggi genangan mencapai 60 cm. 

Ruas-ruas jalan utama di Kota Semarang tak luput dari terjangan banjir. Di Jalan Kaligawe Raya ketinggian air bahkan mencapai sekitar 60 cm atau setara dengan betis orang dewasa. Kondisi banjir itu memaksa sejumlah kendaraan, terutama sepeda motor, lewat jalan arteri untuk dapat menuju ke arah Kota Semarang. Sedangkan untuk kendaraan roda empat atau lebih, yang kebetulan lebih awal mengetahui informasi mengenai banjir ini lebih awal, memilih lewat jalan tol. 

Ruas jalan lain yang sempat terendam, bahkan hingga hari ini sebagian masih belum surut adalah ruas jalan, seperti Jl Imam Bonjol, Jl Ronggowarsito, Jl Cendrawasih, Jl Agus Salim, Bundaran Bubakan, dan Kawasan Pasar Johar. Di jalan-jalan itu, ketinggian air bervariasi, dari 30 cm – 60 cm. Tidak sedikit sepeda motor dan mobil yang mogok akibat memaksakan diri melewati genangan banjir yang sudah mulai masuk kota. Kondisi di pemukiman pendudukpun tak kalah banjir. Di Kelurahan Muktiharjo Lor, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, genangan air bahkan mencapai kedalaman 60 cm. Banjir yang datang kali ini diketahui berasal dari luapan Kali Tenggang. Dari luapan kali ini, air mengalir hingga menggenangi ratusan rumah warga, jalan-jalan, serta rel sepanjang 150 m di kawasan Muktiharjo.  

Dampak yang terjadi, tentu saja aktivitas harian warga terganggu. Kegiatan bisnis di pabrik-pabrik terhambat. Murid-murid SD Muktiharjo Lor juga dipulangkan lebih awal. Bahkan, di Jl Muktiharjo Raya di beberapa titik ketinggian air di atas lutut orang dewasa atau sekitar 80 cm.  

PKPU Jateng, Kembali Menghitung Kekuatan Tim dan Logistik

Setelah mencermati kondisi seperti tadi, konsolidasipun segera digelar. Tim yang ada di Semarang sudah mulai menghitung kembali sejumlah kebutuhan SDM, persediaan logistik, serta menguatkan jejaring penanganan banjir di Kota Semarang. Kami juga di PKPU jateng berencana menyiapkan posko untuk digunakan masyarakat. Bahkan dalam planning kami, begitu kondisi semakin memburuk, kita segera akan menyiapkan dapur umum. Saat ini, kondisi air di beberapa tempat agak surut memang, namun yang terparah masih menyisakan genangan air hingga ketinggian 40 cm. Di beberapa kawasan Kota semarang, khususnya di Kecamatan Genuk, Gayamsari, dan Semarang Utara. Sejumlah warga berusaha membendung rumahnya dengan menggunakan kantong-kantong berisi pasir untuk mengurangi terjangan air yang masuk ke dalam rumah. Sebagian warga lainnya juga membersihkan rumah-rumah mereka.  

Saat ini, bantuan yang harus segera disiapkan PKPU Jateng adalah bantuan logistik (makanan dan minuman), obat-obatan serta alat-alat rescue, terutama perahu karet. Perahu karet ini amat dibutuhkan sewaktu-waktu apabila kondisi genangan air semakin tinggi dan menggenangi rumah-rumah warga. Kami berharap ada pihak-pihak yang bisa membantu menambah armada perahu karet yang ada saat ini di PKPU. Saat ini perahu karet yang ada, belum cukup sesuai standar rescue yang baik, makanya bencana di sekitar solo kemarin, PKPU bersepakat mengadakan minimal dua perahu karet. Hingga kini, telah terkumpul dana dari sejumlah donatur untuk membeli kebutuhan 1 perahu karet.


Responses

  1. segera br pertolongan pd orang yang usianya lanjut

  2. payah ni pemkot semarang dari dulu masalah banjir g pernah ada selesainya


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: