Pasar bagi sebuah produk adalah ujian sesungguhnya. Sebaik dan sesempurna apapun sebuah produk ketika belum dilempar ke pasar, ia adalah produk yang tetap belum teruji. Belum ada reaksi pasar terhadap barang yang masuk sebagi sebuah produk. Bagi barang-barang consumer goods, yang disiapkan bersaing dengan barang sejenisnya secara terbuka, maka display keberadaan mereka di deretan rak-rak barang sejenis sedikit banyak menentukan laku tidaknya sebuah produk yang ditawarkan. Walau tetap saja aspek promosi (iklan TV, Radio, media massa dll) ikut memberikan andil terhadap penjualan yang dilakukan.
Produk Laku Tidak semata Karena Bermutu
Sebuah produk dibeli konsumen kadang bukan semata-mata ia bermutu atau berkualitas tinggi. Konsumen yang membeli sebuah produk tidak selamanya berangkat dengan pengetahuan yang memadai akan sebuah produk. Ia seringkali justeru terpengaruh untuk menentukan sebuah pilihan sebuah produk justeru setelah lihat barangnya langsung di pasar. Mereka membandingkan, melihat bentuk dan kemasan, membaca isi atau kandungan kemasan, atau kadang bertanya pada pramuniaga nilai lebih atau keunggulan sebuah produk. Uniknya, saya melihat sendiri ada yang menjatuhkan pilihan pada sebuah produk justeru oleh hal-hal kecil yang sebenarnya pada level produk itu sendiri sebenarnya bukan core-nya produk. Contoh sederhana ini misalnya saya jumpai saat melihat seorang ibu yang membeli minyak goreng refil ukuran 2 liter merk Sari Murni. Si Ibu dengan sangat sederhana mengatakan bahwa ia membeli minyak ini karena ada tutup kecil diujung plastik (seperti yg jadi tube pd pasta gigi) yang begitu dibuka maka minyak akan langsung keluar secara cepat dan kalau diinginkan berhenti, maka tinggal menutup kembali tutup tadi. Beda misalnya saat ketika ia harus menyobek atau menggunting ujung plastik kemasan minyak goreng. apalagi kalau kemasan ini tidak seluruhnya akan dipindah atau akan digunakan. Data Teknis Komparasi Produk :
-
Nama Produk : Tropical, Harga Rp. 19.390 (Main promotion : minyak goreng dgn 2 x penyaringan), kemasan : atas Kuning, bawah transparan
-
Nama Produk : Sari Murni, Harga Rp. 17.820 (Main Promotion : Non trans fat (non lemak trans), Kemasan : ada tutup di ujung plastiknya ; warna kemasan atas hijau, bawah bening.
-
Nama Produk : Sania, Harga Rp. 17.995 ; Kemasan : Ada logo Yayasan Kanker Indonesia ; warna kemasan ; atas kuning & hijau, bawah transparan (bening).
-
Nama produk : Filma, Harga Rp. 19.590 ; Kemasan dominan transparan/ bening (Main promotion : Minyak goreng “Non Kolesterol”). Alasan orang beli : Sarimurni : Murah, praktis tdk perlu dibuka/disobek ujungnya©Sania ; Murah, terkenal Filma ; Mereknya sdh terkenal lama Tropical ; karena 2 kali penyaringan.
