Oleh: Nana Sudiana | 24 Desember 2007

Dasar-Dasar Teknik Lobby

Apa yang dimaksud dengan lobby ?

Lobby atau ada juga yang mendefinisikan diplomasi (dalam istilah politik) adalah salah satu cara dalam menyelesaikan sebuah konflik. Konflik yang di maksud di sini adalah konflik dalam batasan yang luas, yakni adanya dua hal atau lebih, baik personal maupun kelompok yang terlibat dalam suatu interaksi yang saling berlawanan.

Apa yang harus diperhitungkan saat melobby?

Yang harus diperhitungkan oleh seorang pelobby yang baik adalah :

  1. Pelobby harus menetapkan tujuan berdasarkan kekuatan yang sungguhnya.

2. Pelobby harus dapat menilai tujuan dan kekuatan “lawan” dengan cermat

3. Pelobby harus menetapkan seberapa jauh tujuan yang berbeda itu bisa di cari titik komprominya

4. Pelobby harus menggunakan sarana yang tepat untuk mencapai tujuan

Hal-hal mendasar yang harus dipersiapkan sebelum melakukan lobby

  1. Pihak pelobby menyiapkan orang yang punya visi part of solution bukan orang yang jadi part of problem.
  2. Pihak pelobby harus punya tujuan yang jelas, akurat dan ditopang dengan kekuatan yang memadai
  3. Pihak pelobby harus memperhitungkan kondisi obyektif dan sudut pandang lawan
  4. Pihak pelobby harus bersedia berkompromi dengan berbagai tingkatan target yang akan di raih

Bagaimana Lobby bisa dilakukan ?
Lobby bisa dilakukan kalau “lawan” kita kira-kira seimbang atau lebih kuat. Kalau seimbang bisa jadi sama-sama akan rugi (hancur) dan ini jelas tidak dikehendaki oleh kedua belah pihak. Sedangkan jika lawan lebih kuat maka di cari agar kita bisa mengurangi kekalahan atau mencari titik temu sehingga tidak jadi konflik.

Apa yang dimaksud dengan teknik lobby?

Cara atau teknik lobby ada berbagai macam tergantung pada target yang ingin dicapai. Ada lobby dengan target menang (sehingga bisa jadi bohong atau bahkan licik), lobby dengan target win-win solution. Atau bisa juga dengan target agar tidak terlalu “memalukan” ketika akhirnya kalah.

Masing-masing cara/gaya melobby tergantung pada kondisi obyektif di lapangan serta tergantung pada pihak lain yang kita lobby. Dalam logika da’wah kampus, lobby atau apa saja tetap harus dilakukan dengan cara yang ma’ruf sekaligus dengan mauidhotil hasanah.

Mengapa harus dilakukan lobby?

Lobby penting artinya untuk mengukur tingkat kekuatan internal, citra yang ditangkap publik serta kredibilitas dan akuntabilitas di hadapan pihak lain. Lobby juga diperlukan untuk “memuluskan” berbagai proses yang sedang dilakukan.

Bagaimana cara melakukan lobby?

Lobby dilakukan bisa dengan berbagai cara, tergantung pada siapa dan dalam waktu seperti apa. Lobby bisa di mulai dengan “teknik mengambil hati” sampai dengan “teknik menutup urat nadi”.

Apa keuntungan lobby?

Keuntungan lobby adalah mempercepat proses birokrasi, memperpendek waktu penyelesaian masalah serta mengurangi resiko kerugian yang akan di terima.

Mengapa kita butuh melakukan lobby?

Hal ini penting untuk memperluas pencapaian target dan tujuan yang hendak dicapai, semakin bagus lobby yang kita lakukan, maka semakin cepat dan luas target dan tujuan bisa di raih.

About these ads

Responses

  1. good jobc
    yng detil ada gk/.

  2. mantab….


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: